
JADI FILTER BUDAYA ASING YANG MERUSAK Pengurus Baru PITI Malang Raya Dilantik MALANG-Suasana semarak mewarnai Gedung Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ), Rabu malam.Terdengar bunyi-bunyi perkusi khas asal Tiongkok dimainkan. Sedetik kemudian, terdengar alunan nyanyian salawat. Tidak ketinggalan, atraksi si barongsai ikut menambah semaraknya suasana malam itu di TKBJ. Ini memang malam yang sangat penting, karena pengurus Pembinan Iman Tauhid Islam (PITT) Malang Raya dilantik.  Acara dikemas santai. Para tamu dan undangan yang datang disambut sederet para penerima tamu. Mereka terlebih dahulu mengisi buku tamu dan usher kemudian memberi sebuah booklet berisi sambutan-sambutan dan struktur kepengurusan PITI Malang Raya periode tahun 2007-2012. Tamu yang datang langsung menikmati hidangan prasmanan yang disediakan. Sudah itu, mereka dibimbing untuk menempati tempat duduk. Sementara itu, alunan salawat persembahan dari kelompok salawat Masjid Sabilillah terus mengalun. Sesekali, MC mengucapkan selamat datang kepada tamu penting. Suasana malam itu bak kolaborasi budaya Islam-Tiongkok. Maklum, PITI memang sebagian besar terdiri dari kumpulan orang Tiongkok yang memeluk agama Islam. Tidak heran, usai mengucapkan Assalam Mualaikum, mereka masih mencampur dialeg mereka dengan bahasa-bahasa khas mereka. "Mari Cik, Ko dinikmati hidangannya," kata penerima tamu menyilakan menikmati makan malam. Pakaian yang dikenakan para penerima tamu dan anggota PITI -khususnya mereka yang perempuan - malam itu juga nampak unik. Yakni jilbab, tetapi warnawarna yang digunakan dan ornamennya tetap mencirikan kekhasan pakaian negeri Tiongkok. Yakni, warna merah menyala serta ornamen berbentuk naga. Menjelang pukul 20.00 W1B, acara inti dimulai, yaitu pelantikan pengurus DPD PITI Malang Raya. Ketua DPD PTTI Malang Raya, H. Mochammad Anton mengatakan, PITI Malang Raya akan berperan aktif dalam upaya ikut menjadi filter masuknya budaya-budaya asing yang berpotensi merusak mental generasi muda. "Selain itu, hal yang perlu kami lakukan adalah pembinaan moral secara berkesinambungan sesuai dengan kaidah-kaidah Islam. Di samping itu, juga pelatihan, pengembangan kepribadian, pengembangan Jcreativitas dan kemandirian kepada anggota akan kami maksimalkan. Supaya PITI ikut mewarnai dinamika kehidupan masyarakat di Kota Malang ini," tegasnya. Pengurus PITI Malang Raya periode 2007-2012 adalah, Ketua H. Mochammad Anton. Ketua I Ir. H. Henry Suhanto, Ketua II Ali Uddin, SE, Sekretaris I Ir. M. Zamronie Sofyan. Sekretaris II Ayub Edy Utomo, SH, Bendahara H. Bambang Heriyono, SH, Bendahara I Hj. Mega Ausie, Bidang Pendidikan dan Dakwah Samsuri, Suryadin Achmad, SH, MM, Hasan Mashuri, Bidang Sosial Supeno. Kustinah Sri Rahayu, SPd. Bidang Humas Drs. Sutardjo. SH, Halim Winarto dan Bidang Kepemudaan Eben Najib Ogara, SH dan Mustofa. (sin) |
|
|